Facebook
RSS
Welcome in my blog and Have fun

Jangan pernah anggap tuhan itu tidur

-
masykur


Yang tidak kalah penting dalam berusaha adalah kita harus selalu rajin berdoa, meminta kepa sang maha esa untuk selalu di tuntun di jalan yang di ridloinya. Berusaha tanpa doa itu sombong namanya, doa tanpa usaha itu bohong. Hubungannya antar kedua hal tersebut seperti roh dan tubuh, orang yang hanya berusaha tanpa doa seperti tubuh yang tak memiliki roh, karena tubuh itu memerlukan sentuhan kehangatan akan sang pencipta dunia ini. dan sentuhan kehangatan ini dengan cara berdoa. Andai tanpa roh, entah bagaimna jadinya manusia ini, karena pada hakikatnya subtansi ruh berasala dari tuhan. Dengan perantara ruh manusi dapat mencapai pengetahuan sejati, ruh itu ibarat cermin, apabila ruh itu kotor, maka ia tidak dapat menerima segala pengetahuan yang di pancarkan oleh tuhan. Maka dari itu, untuk bisa menerimanya, ruh kita harus bersih dari hal-hal yang kotor, misalnya sombong, riya’, hasud dan hal-hal yang semacamnya. lantas tubuh ini ketika tidak pernah membuat tersentuh akan kehangatan ruhnya, maka kita tidak akan pernah di anggap oleh sang kholik sebagai manusia, kita di anggap lebih ashor(rendah) dari binatang. Karena ruh itu ada 2 macam pengetahuan, yang pertama pengetahuan panca indra dan rasional, hakikatnya jasad itu pengetahuan tentang panca indra, dan panca indra itu hanya dapat menyerap hal lahiriah saja, dalam hal ini manusia sama dengan hewan. Sementar pengetahuan secara rasional merupakan hakikat, yang dimna hakikat itu substansi dari cara untuk meninggalkan sifat-sifat binatang yang ada pada dirinya, caranya meninggalkan dunia (urusan hewaniah) dan berfikir serta berkontemplasi tentang hakikat wujud. Pengetahuan semcam ini merupakan emanasi dari penarian tuhan. Sedangkan ruh itu cahaya yang bersal dari tuhan. Maka sewajarnya kita tidak boleh berusaha tanpa memperdulikan ruh, karena dalam hal ini adlah ciri-ciri orang yang tak beriman. 

Leave a Reply