Di
dunia ini ada 2 cara unuk hidup;
·
Memilih: kita ini di suruh untuk memilih, di
saat kita di hadapkan 2 point atau lebih yang bertentangan dengan keinginan
kita, atau yang lain. Tapi, memilih harus berdasarkan keinginan nafsu dan akal,
mempertimbangkan madlorot(kemelratannya) dan khasanah (kebagusannya), contoh
sederhana : ada banyak sekali perguruan tinggi, salah satunya sekolah tinggi
teknik qonaruddin atau yang kerap di panggil sttq, dan perguruan tinggi yang
lainnya adalah staiq (sekolah tinggi agama islam qomaruddin). Kita ahli dalam
bidang agama, tapi kita mneyukai di bidang teknik. Hal ini jelas tak bisa
mengikuti kedua pt tersebut, maka dari itu kita harus mengorbankan salah
satunya. dalam hal ini, sebaiknya kita memilih sttq, karena dengan alasan bahwa
sesuatu yang kita sukai itu tidak akan merasakan jenuh atau bosan dan
sejenisnya( ini menurut nafsu) sedangkan yang satunya berpendapat bahwa hal
yang sudah mahir atau menguasai, kebanyakan kita meremehkannya, dan alhasil
ujung-ujungnya nyesel untuk masuk ke pt yang kita tuju.
·
Dipilih: salah satu cara untuk hidup di
dunia adalah dipilih. Hal ini biasanya
di sebabkan kita ini di anggap mampu untuk mengikuti atau masuk sesuatu, maka
dalam hal ini kita sebaiknya dipilih, walaupun ada pilihan yang lain yaitu
memilih. Karena, orang yang dipilih itu orang yang memiliki kemampuan lebih
yang dimana dengan kemampuannya ini dia akan mendapatkan fasilitas yang lebih
juga, misal tanpa baya uang pembangunan, uang semester dan terkadang
mendapatkan lifing cost.(nafsu) dan dengan fasilitas yang serba lebih ini kita
mampu untuk mengembangkan ilmu kita dengan lebih enjoy. Hal ini menurut akal
kita. Misal, kita mendapatkan beasiswa ke sttq serta mendapatkan living cost, di
karenakan kita telah menjuari lomba blog se kabupaten lamongan dan gresik. Dan
di saat bersamaan kita mengetahui bahwa ada perguruan tinggi yang lebih kita
sukai, tapi tidak menajmin kita untuk memasuki pt tersebut. Maka yang terbaik
ada masuk ke sttq.

